
Sekarang ini di Indonesia tingkat angka pengangguran semakin banyak. Banyak sekali yang sudah lulus sarjana akan tetapi masih belum mendapatkan pekerjaan. Dan di artikel kali ini saya akan membahas tentang 10 cara membedakan lowongan kerja asli dan palsu di internet.
Mendapatkan pekerjaan ditempat yang bonafit serta posisi yang sesuai keahlian merupakan impian kebanyakan orang. Siapapun itu pasti tergiur untuk segera merespon tawaran pekerjaan yang diberikan. Hal tersebut jugalah yang saat ini menjadi senjata baru para penipu untuk menjebak para calon karyawan maupun para profesional untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah atau minimal copy sertifikat yang dimiliki.
Tidak semua lowongan kerja yang ada di internet itu dipercaya. Oleh karena itu, mencari lowongan kerja yang pas dan benar-benar ada itu tidak bisa sembarangan. Bagi anda yang saat ini sedang mencari pekerjaan di internet ketahuilah 10 cara membedakan lowongan kerja asli dan palsu di internet.
10 Cara Membedakan Lowongan Kerja Asli Dan Palsu di Internet
1. Perhatikan informasi perusahaan
Pastikan alamat dan no telepon perusahaan tersebut, cari alamat resmi perusahaan dan jika ternyata perusahaan yang bersangkutan memiliki alamat berbeda dengan informasi asli yang dicantumkan, maka iklan lowongan tersebut patut dicurigai.
2. Perhatikan alamat email perusahaan
Ketika mengirim lowongan atau menerima panggilan interview, pastikan alamat email perusahaan tidak menggunakan yang gratisan.
Ciri-ciri Email resmi, kurang lebih seperti ini :
Ciri-ciri Email resmi, kurang lebih seperti ini :
- Alamat email perusahaan memang alamat aslinya.
- Biasanya untuk ahiran alamatnya adalah co.id atau go.id (tetapi juga tidak selalu).
- Waktu dan tempat jelas.
- Tidak ada permintaan uang di dalamnya.
Sebagai perhatian saja, sebelum memutuskan melamar pekerjaan menggunakan sistem online atau media Email, anda harus benar-benar memastikan bahwa itu adalah alamat email perusahaan yang sedang membuka lowongan. Jangan sampai terkecoh dan mengirimkan berkas ke alamat email yang tidak jelas.
Ciri-ciri Email penipuan, kurang lebih seperti ini :
- Biasanya menggunakan email gratisan seperti: gmail.com, yahoo.com.
- Mereka mengirimkan dengan cara random (dikirim sebanyak-banyaknya email lain), jadi banyak sekali yang merasa tidak mendaftar tapi mendapatkan email pemanggilan.
- Memerintahkan untuk menelpon ke nomor tertentu (sudah lewat email disuruh telpon pula ke orang).
- Meminta anda untuk menuju ke tempat yang tidak jelas.
- Meminta anda untuk membayar biaya travel atau akomodasi perjalanan dengan cara transfer.
Saat Anda mendapatkan ini, abaikan saja atau laporkan saja ke pihak yang berwajib.
3. Waspada pada alamat PO BOX atau kotak pos
Jenis ini sangat jarang digunakan untuk jaman sekarang ini. Tetapi mungkin jika anda mendapati ini, perhatikan hal berikut ini.
Resmi : jika ini panggilan resmi, biasanya terdapat seperti :
- Tanda tangan dari pimpinan langsung yang berwenang.
- Ada cap atau stempel.
- Nomor surat.
- Waktu dan tempat jelas.
- Tidak ada pungutan uang.
- Pengiriman jelas.
Penipuan : jika ini panggilan resmi, biasanya terdapat seperti :
- Pengirim tidak jelas.
- Tidak ada cap atau stempel resminya.
- Yang tanda tangan tidak jelas siapa.
- Meminta uang.
- Menyuruh anda ke lokasi tertentu.
4. Lakukan pengecekan saat mendapat SMS panggilan interview
Beberapa perusahaan memang menggunakan fitur SMS untuk memanggil interview. Pastikan anda melakukan konfirmasi jika anda mendapatkan SMS panggilan interview yang benar datangnya dari situs lowongan kerja yang berkualitas dan ternama.
Perusahaan resmi biasanya akan memanggil calon pekerja untuk melakukan review secara langsung melalui telepon, bukan dengan mengirim SMS.
Baca Juga : 10 Tips Aman Berbelanja Secara Online
5. Hindari permintaan biaya rekrutmen kerja
Perusaan resmi sama sekali tidak pernah memungut biaya sedikitpun dari para pelamar kerja. Hindari perusahaan yang meminta dana ketika anda dipanggil untuk interview.
Beberapa perusahaan gadungan ini akan memanfaatkan anda untuk mengeluarkan dana seperti alasan dana transportasi, uang registrasi, dan masih banyak lagi yang dapat merugikan anda. Pastikan bahwa tidak ada perusahaan manapun yang melibatkan dana ketika anda melamar pekerjaan.
6. Cari situs lowongan kerja yang terpercaya
Cobalah cari situs lowongan pekerjaan yang menyediakan informasi lowongan kerja yang mempunyai kredibilitas tinggi nama yang cukup populer. Dan hindari situs lowongan kerja yang banyak menyediakan iklan dengan menggunakan informasi yang kurang jelas dan mencantumkan beberapa informasi palsu.
7. Menawarkan gaji besar
Siapaun pasti senang jika ditawarkan gaji yang besar. Namun, biasanya perusahaan tidak pernah menjanjikan gaji yang besar nagi pegawai yang baru saja bekerja. Kalau sudah beberapa tahun mungkin gaji bisa naik, tapi tidak terlalu signifikan.
Apabila suatu perusahaan mengiming-imingi gaji sangat besar, jangan langsung percaya. Logikanya, kalau pegawai yang baru masuk saja sudah gajinya sangat besar, bagaimana nasib para pegawai yang sudah lama bekerja di sana?, hal tersebut patut dicurigai.
8. Lokasi wawancara tidak sesuai alamat perusahaan
Proses interview kerja biasanya dilakukan langsung di perusahaan yang bersangkutan atau di tempet-tempat formal lainnya. Apabila lokasi pelaksanaan wawancara di lakukan di tempat yang tidak sesuai alamat perusahaan. Lebih baik tidak menghadiri interview daripada anda terjebak dalam kasus penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Seringkali penipu mengatasnamakan lokasi penempatan kerja, sehingga pelamar diwajibkan untuk datang ke kota tertentu yang jauh dari domisilinya atau bahkan tidak sesuai dengan kota penempatan yang dilamar.
9. Daftar langsung ditempat
Mungkin sebagian besar dari anda tidak asing lagi dengan “yayasan penyalur kerja” atau BKK atau apapun istilahnya. Memang lembaga-lembaga tersebut berfungsi untuk membantu anda mendapatkan pekerjaan supaya lebih mudah. Tetapi kesempatan ini nyatanya diambil oleh banyak oknum nakal yang ada.
Sebelum ke pembahasan, ada sedikit saran dan tips dari saya sebelum anda mendaftar ke yayasan atau BKK supaya tidak terkena penipuan, yaitu :
- Pastikan tempat tersebut memiliki reputasi baik (silakan share di media sosial seperti FB atau IG atau yang lain dan tanyakan reputasi tempat itu).
- Pastikan memang ada lowongan, jangan daftar kalau belum ada lowongan.
- Lihat biaya yang dikenakan (50.000 sampai 100.000) saya kira wajar untuk sekarang ini, tetapi jika lebih dari itu anda harus hati-hati.
Saya asumsikan anda sudah mendaftarkan diri entah dimanapun itu ya, kemudian setelah anda mendapatkan panggilan disana, untuk melihat itu asli atau palsu, silakan lakukan hal berikut :
Resmi : kalau ini benar, biasanya setelah sampai disana, anda tidak akan dimintai uang atau administrasi apapun melainkan :
- Langsung pendataan.
- Langsung test.
- Intinya tidak ada lagi hal-hal berbelit-belit lainnya.
Penipuan : jika ini abal-abal, biasanya banyak hal yang membuat pusing kepala, seperti :
- Disuruh membayar sejumlah uang (dengan alasan macam-macam).
- Jika dibayar, kita disuruh pulang bukannya ikut test.
- Terlalu banyak perkataan “nanti diinfokan lewat telepon atau sms”, seperti itu terus jawabannya.
- Tempatnya rame orang tetapi hanya rame saja, tidak jelas testnya kapan untuk perusahaan apa dan banyak keanehan lainnya.
10. Cek domain pengirim email
Langkah terakhir yaitu cek alamat email sudah dilakukan, ditambah melakukan verifikasi langsung, namun masih terasa ganjil nih. Nah, jika masih ada yang mengganjal di hati rekan-rekan, ini pertanda anda orang yang hati-hati dan jeli, dan ini bagus.
Cara terakhir ini dilakukan dengan memasukkan alamat domain pengirim loker ke www.whois.net sehingga bisa ketahuan asli tidaknya loker tersebut.
Itulah 10 cara membedakan lowongan kerja asli dan palsu di internet. Dengan menerapkan beberapa cara di atas, semoga anda tidak tertipu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Semoga infonya bermanfaat dan terimakasih.

Komentar
Posting Komentar