
Cara membuat website sangatlah mudah. Kamu bisa membuat website tanpa harus mengerti bahasa pemrograman. Yang paling penting, kamu harus tahu website apa yang ingin dibuat. Kemudian buat website impian dengan menggunakan CMS (Conten Management System). Ada banyak CMS seperti Wordprees, Prestashop, Joomla, Moodle, Drupal, dan sebagainya. Kamu bisa buat website, mengganti tampilan, melakukan optimasi agar ada di halaman pertama Google dan mengamankan website dari serangan malware hanya berbekal CMS. Untuk website, kamu bisa menggunakan CMS Wordprees.
Website adalah salah satu yang cukup penting untuk sekarang ini. Toko atau perusahaan yang memiliki website akan dirasa lebih profesional. Website perusahan akan memberikan kesan baik bagi costomer. Hal tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap daya tarik costomer untuk berkunjung. Apakah hanya website perusahaan saja yang butuh website ?. Tidak !. Kamu, yang ingin eksis di dunia internet atau yang bekerja di dunia digital, media ataupun creative profesional juga harus mempunyai website.
Menurut TheMuse, portopolio sangat diperlukan untuk personal branding. Dengan adanya personal website, kamu bisa meletakkan beberapa portopolio yang pernah dikerjakan. Untuk saat ini hampir 40% perusahaan menggunakan social media untuk melakukan seleksi terhadap para calon karyawannya. Jadi, dengan adanya personal website/website pribadi, kamu bisa “menjual” kemampuan kamu tanpa harus susah-susah antri di event Job Fair lagi. Jadi, masih berpikir bahwa belum butuh website ?.
Mungkin anda sudah ada niat untuk membuat website, tetapi masih bingung bagaimana cara buat website dan memulainya dari mana ? Berikut ini 5 tips jitu membuat website untuk pemula :
1. Kenali website yang akan kamu buat
Ini adalah salah satu hal yang sangat penting, karena menjadi alasan mengapa website tersebut dibuat.
- Tentukan terlebih dahulu website apa yang ingin dibuat.
- Blog biasa ?
- Website perusahan skala kecil atau skala menengah keatas ?
- Personal website untuk keperluan branding ?
- Ingin membuat took online ?
- Membuat website untuk branding produk ?
- Ataupun ingin membuat sistem informasi yang cukup kompleks ?
Untuk itu mulai sekarang pikirkan dahulu website apa yang ingin dibuat.
Ciptakan karakteristik website
Setelah mengetahui website apa yang ingin dibuat, pastikan kamu nantinya tahu website tersebut bisa ngapain, warnanya apa, menu-menu apa saja yang ada disan serta akan diisi apa saja. Misalnya kamu ingin membuat personal website atau website pribadi, yang isinya tentang portofolio desain yang pernah kamu buat. Mungkin warnanya bisa disesuaikan dengan kepribadian. Kemudian ada menu home, tentang saya, portofolio, blog serta kontak. Website tersebut nantinya bisa menampilkan karakteristik kamu sebagai seorang desainer. Coba seaching di google, cari ide dan inspirasi bagaiman website yang ingin kamu buat.
2. Bagaimana cara membuat website ?
Ini mungkin beberapa alasan mengapa banyak orang malas untuk membuat website sendiri.
- Tidak tahu bagaiman cara membuat website.
- Tidak mengerti bahasa pemograman.
- Masih awam di dunia internet.
- Tidak mau ribet
- Malas belajar.
- Tidak bisa cara maintenance.
- Tidak ada orang yang menghandle.
- Koneksi atau jaringannya susah, dan lain sabagainya.
Sebenarnya di dunia ini tidak ada yang susah, semuanya mudah asalkan kita mau berusaha. Seperti dengan membuat website ada banyak beragam cara agar membuat website bisa terwujud.
Perlu bahasa pemograman ?
Dikutip dari IEEE, ada beragam bahasa pemograman yang dapat digunakan untuk membuat website, terdapat 10 bahasa pemograman yng terpopuler, seperti Pyton, Java, C#, Javascrip, PHP ataupun Golang.
Bahasa pemograman untuk membangun sebuah website harus diletakkan di sisi server (server side) dan di sisi client (client slide). Mengapa? karena memang harus begitu! Website tidak dapat berjalan sendiri karena memerlukan web server dan web browser.
Web server digunakan untuk memproses script/kode dalam website. Sedangkan web browser digunakan untuk melihata hasil script/kode yang telah diproses. Dikutip dari W3Tech, hampir 83,4% website di dunia menggunakan bahasa pemograman PHP untuk sisi server. Sedangkan di sisi client, hampir 95,1% menggunakan bahasa pemograman Javascript.
Gunakan HTML dan CSS untuk mempercantik Web
Menurut W3Tech, Markup Language yang paling banyak digunakan yaitu HTML . HTML (Hypertext Markup Language) ini hampir digunakan oleh 81,2% website di dunia. Sedangkan untuk Site Element, hampir 95,9% website di dunia menggunakan CSS untuk mempercantik tampilan website.
Bagaimana, masih bingung?. Jadi intinya untuk membangun website, kamu membutuhkan :
Sisi server : bahasa pemograman server side (misalnya PHP).
Sisi client : bahasa pemograman client side (misalnya Javascript).
HTML, CSS.
Tools Development Website
selain bahasa pemograman kamu juga membutuhkan Tools Development Website atau bisa dibilang “alat” atau “pheripheral” untuk membangun website. Apa saja tools yang diperlukan?.
Untuk menulis bahasa pemograman website, diperlukan suatu tools yang bernama Text Editor. Pada dasarnya Text Editor ini hampir mirip dengan Notepad, Gedit atau bahkan Microsoft Word. Namun bedanya, Text Editor ini digunakan untuk menulis bahasa pemograman lengkap dengan syntaxnya. Mungkin bagi kamu yang pertama kali melihat bahasa pemograman, pasti tampak rumit, asing serta membingungkan.
Dengan adanya Text Editor, kamu akan dengan mudah menulis bahasa pemograman. Bahkan ada beberapa Text Editor yang menyediakan plugin tertentu untuk membantu dalam melakukan “koding”.
Dikutip dari Techradar, 2017 terdapat 5 text gratis paling populer seperti :
- Notepad++
- Atom
- Vim
- Light Table
- Bluefish
Tapi saya bukan Developer !
Iya memang! Kamu bukanlah developer! Kamu juga bukan pemogram! Tapi kamu bisa membuat website professional layaknya programmer handal lho!.
Bagaimana caranya? Belajarlah dan rajin berlatih. Pastikan kamu fokus terhadap 1-2 bahasa pemograman terlebih dahulu! Jangan pernah bermimpi untuk menguasai semua bahasa pemograman.
Ada beberapa tutorial yang bisa kamu kunjungi seperti :
https://www.w3schools.com/
https://www.udemiy.com/
https://www.lynda.com/
https://packtpub.com/
selain itu kamu juga bisa belajar melalui Youtube, banyak sekali tutorial dari mulai pemula hingga tingkat tinggi yang bisa kamu coba.
Baca Juga : Cara Membuat Blog Gratis dengan WordPress
3. Tidak mau ribet ? gunakan CMS aja!
Bahasa pemograman sudah tahu, tools untuk koding juga tersedia, sudah baca-baca panduan dan tutorial cara membuat website juga.
Akan tetapi, kenapa saya masih bingung?
Bikin website itu ribet sekali ya?
Ada tidak cara membuat website yang mudah dan tiba-tiba jadi bagus gitu?
Kamu bisa menggunakan bantuan CMS (Content Management System) . CMS adalah sebuah sistem informasi yang berfokus pada konten. Jadi CMS bisa kamu download, install dan lakukan kustominasi seperti layaknya website biasa. Sekarang ini semuanya sudah mudah, untuk membuat website kamu tidak perlu mengerti bahasa pemograman, ada teknologi CMS yang dapat mempermudah pembuatan website khususnya bagi pemula. Yang perlu kamu persiapkan hanya konten, gambar dan sesuatu yang ingin kamu taruh di websitemu.
Apakah CMS sama dengan Web Framework?
Berbeda, Web Framework hanya menyediakan kerangka standard, library serta automatisasi fungsi untuk membuat website. Perlu seseorang yang paham bahasa pemograman. Kerangka serta routing dari Web Framework itu sendiri. Tanpa seseorang developer/pemogrammer, Web Framework tidak akan bisa dibangun menjadi sebuah website. Sedangkan CMS adalah suatu sistem informasi yang sudah jadi dan tidak perlu di “koding” lagi.
4.Cara membuat website tampil online
Bagaimana, sudah tahu kan? Website dibuat dengan 2 cara . kamu bisa membuat website sendiri secara manual atau secara otomatis menggunakan CMS. Yang selanjutnya yaitu bagaimana caranya agar website bisa online dan dapat diakses oleh orang banyak. Buat apa website bagus-bagus tetapi hanya disimpan di localhost saja?. Nah agar website bisa online kamu butuh domain dan hosting.
Apa itu Domain dan Hosting?
Domain adalah alamat dari tempat file website tersebut. Sedangkan Hosting adalah tempat penyimpanan file website.
Tanpa domain dan hosting, website tidak akan bisa ada di internet.
5. Lindungi websitemu !
Oke sekarang websitemu sudah jadi, sudah online dan bisa diakses banyak orang. Lalu apalagi? Apakah berhenti sampai disitu saja? Tidak!! Kamu perlu pasang SSL untuk melindungi website. Ibarat pagar yang mengelilingi rumah, SSL akan melindungi website dari indikasi pencurian data.

Komentar
Posting Komentar