
Salam sejahtera buat kita semuanya dan selamat datang di artikel saya. Untuk artikel kali ini saya akan membahas tentang tips aman agar terhindar dari Paypal palsu.
Apakah anda termasuk orang yang selalu menggunakan internet sebagai media untuk berbisnis/berbelanja? Jika anda termasuk demikian, pastinya anda kenal dengan salah satu bank di internet ini yang bernama Paypal.
Paypal merupakan salah satu media untuk menampung uang-uang yang kita hasilkan dari berbisnis/berbelanja di dunia internet. Kita dapat menggunakan uang-uang tersebut untuk membelanjakannya dengan barang-barang yang kita sukai atau dapat mengambil uang tersebut langsung ke rekening bank kita (akan tetapi ada prosesnya).
Paypal adalah sistem pembayaran secara elektronik yang menggantikan transaksi konvesional berupa cek dan transfer uang. Paypal merupakan cara pembayaran di dunia internet yang paling banyak digunakan. Namun, kita harus berhati-hati ketika ingin mendaftar dan memiliki Account Paypal, karena ada website Paypal palsu. Tentunya kita tidak mau kan kalau terjebak oleh Palpay palsu.
Paypal kini terus dilirik oleh para oknum yang berniat jahat yaitu mereka yang ingin mengambil uang di Paypal kita, mereka dapat mengambil uang kita dengan membuat sebuah email palsu yang dikirim ke kita dan membuat seolah-olah email tersebut berasal dari pihak Paypal resmi. Email tersebut akan menyuruh kita untuk login kea kun Paypal, dan apabila kita melakukannya maka habislah sudah. Oknum-oknum tersebut akan mengetahui password dan email kita.
Istilah kejahatan di Paypal ini dikenal dengan phising (tindak kejahatan biasanya menggunakan email yang dimaksudkan untuk mencuri identitas Paypal kita).
Paypal peduli dengan masalah ini dan melakukan langkah yang mungkin untuk menghentikannya. Tapi sayangnya masuk ke akun Paypal dengan ID dan password yang sah merupakan hal yang sulit bagi Paypal atau situs aman lainnya untuk dihentikan. Sebagai pengguna Paypal, kita perlu melindungi diri kita sendiri.
Berikut ini tips aman agar terhindar dari paypal palsu, yaitu sebagai berikut :
- Alamat email salah, email terkirim ke alamat yang bukan merupakan email utama akun paypal kita. Email ini dipastikan email Paypal palsu.
- Baris judul, pada umumnya email palsu berjudul “Please Restore Your Account Access”.
- Periksa alamat email, dalam kebanyakan kasus penipuan alamatnya sangat panjang dan berisi huruf dan angka.
- Hati-hati terhadap setiap email dan pop up yang bermunculan, di mana meminta anda untuk mengklik pada link tersebut atau memberikan informasi pribadi secara langsung.
- Email dari pihak Paypal asli akan langsung masuk ke inbox email kita, email dari Paypal palsu biasanya akan masuk ke folder spam.
- Email HTML, beberapa email terlihat seperti website dengan maksud untuk mendapatkan informasi pribadi kita. Paypal tidak pernah meminta informasi pribadi melalui email.
- Tindakan harus dilakukan sekarang, beberapa email palsu mencoba menipu dengan seolah-olah keadaan darurat, jika kita tidak segera memperbaikinya.
- Email dari pihak Paypal asli tidak akan langsung dihubungkan ke bagian-bagian sensitif penting dari Paypal kita seperti, kartu kredit, rekenening bank dan lain-lain. Email dari pihak Paypal asli akan menghubungkan langsung ke halaman depan akun Paypal kita.
- Panggilan umum, email palsu menggunakan sambutan yang umum, seperti “Dear Paypal Member”, Paypal mengetahui nama kita yang digunakan ketika kita mendaftar akun Paypal.
- Email dari pihak Paypal asli pasti menggunakan nama kita sebagai salam pembuka, “Dear, TinaGusty”.
- Paypal tidak akan pernah meminta kita mengungkapkan informasi keuangan kita, password, atau jawaban atas pertanyaan keamanan Paypal kita.
- Paypal tidak pernah melampirkan pembaruan perangkat lunak apapun di email Paypal dan meminta kita untuk menginstalnya diperangkat kita.
- Paypal tidak akan pernah meminta kita mengirim barang dan memberikan informasi pelacakan kepada pembeli sebelum kita menerima pembayaran di akun Paypal anda.
- Tanda bahasa yang salah, email palsu menggunakan tata bahasa dan pemilihan kata yang salah, hal ini mereka gunakan agar lolos terhadap penyaringan email.
- Jika kita masih belum bisa membedakan email mana yang asli, kita dapat melihatnya melalui website Paypalnya sendiri. Website Paypal palsu hanya tersedia 1 bar pilihan (Sub Page) di atas website, sedangkan Paypal asli biasanya terdiri dari 3 bar pilihan (Sub Page).
Baca Juga : Fakta Paypal yang Perlu Diketahui
Cara yang sederhana agar Paypal kita tetap aman adalah usahakan mempunyai kebiasaan untuk selalu membuka website Paypal dengan mengetik alamat website di address bar. Dan jangan mempunyai kebiasaan untuk membuka akun Paypal kita melalui daftar-daftar history di browser web kita. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, di harapkan Paypal kita dapat tetap aman dan terjaga.
Ok, itu saja beberapa tips aman agar terhindar dari Paypal palsu, jika ada saran atau tambahan lebih lengkapnya bisa anda kirimkan lewat kolom komentar di bawah ini. Saya ucapkan Terimakasih.

Komentar
Posting Komentar